Hal itu mengemuka dalam pertemuan Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) KBRI Den Haag Ibnu Wahyutomo dengan NIVO, sebuah perusahaan importeur (importir) makanan di kantor perusahaan tersebut, Amsterdam, Jumat (27/2/2015).
"Produk makanan Indonesia menguasai 45% senilai 3.5 juta Euro dari total impor NIVO per tahun," ujar Wim Jansen, Commercial Manager NIVO.
Pada kesempatan itu Jansen mengatakan bahwa NIVO meminta bantuan dan dukungan KBRI Den Haag untuk meningkatkan volume impor dari Indonesia.
Sebab, lanjut Jansen, pihaknya berencana memasukkan produk-produk makanan dari Indonesia ke 600 gerai supermarket terbesar di seluruh Belanda mulai medio 2015. Setiap gerai akan diisi minimal 25 produk Indonesia.
“Kontinuitas produksi dan persaingan harga masih merupakan tantangan yang harus diselesaikan jika ingin terus meningkatkan impor dari Indonesia,” demikian Jansen.
Dari pemaparan Jansen, KUAI melihat pasar produk Indonesia di Belanda masih bisa terus digenjot, bahkan selanjutnya merambah Eropa.Next
(es/es)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com