Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Andi Timo Pangerang mengatakan, pihaknya memanggil beberapa pimpinan bank-bank yang dimaksudkan meminta penjelasan terkait permasalahan yang dialami masing-masing bank.
"Kami ingin mendengarkan permasalahan kasus yang dialamai bank-bank tersebut. Kita ingin juga mendengar secara langsung penjelasan dari masing-masing bank tersebut lebih lanjut dari permasalahan yang ada," kata Andi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2013).
Sementara itu, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah mengatakan, secara umum kondisi kinerja keuangan masing-masing bank ini dalam keadaan baik.
"3 bank yang menjadi topik yaitu Bank Mega, Bank BJB, dan Bank Permata secara umum kinerja keuangan dalam kondisi baik," ujarnya.
Dia menyebutkan, pertumbuhan rata-rata kredit dari 3 bank tersebut tumbuh 18,9%. Sementara LDR rata-rata dari 3 bank itu mencapai 62-108%. Sedangkan risiko kredit macet atau NPL cukup rendah di bawah 3% yang mencerminkan risiko kredit cukup baik.
Sementara untuk BOPO rata-rata pertumbuhannya mencapai 40-85%, ini menunjukkan situasi yang cukup baik. CAR di atas 16% lebih tinggi dari batas minimum yang ditetapkan BI sebesar 8%.
"Kami ingin menyampaikan perkembangan terkini terkait permasalah masing-masing. BI telah memerintahkan untuk me-review kembali. Kami belum menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran prosedur pemberian kredit karena memenuhi aturan-aturan yang kami tetapkan," ujarnya.
Hadir dalam acara ini Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank BJB Bien Subiantoro, dan Direktur Utama Bank Mestika Dharma Achmad Kartasasmita, dan Direktur Kepatuhan Bank Danamon Fransiska Oei.
(dru/dru)