4 PLTU Baru Tekan Penggunaan BBM di Pembangkit Listrik Jawa-Bali Hanya Tinggal 2%

Pacitan - Sebanyak 4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)/batubara baru untuk jaringan listrik Jawa-Bali dari (Fast Track Program/FTP) Tahap I Proyek 10.000 Mega Watt (MW) telah beroperasi. Adanya 4 PLTU baru ini akan menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pembangkit listrik Jawa-Bali hanya tinggal 2%.

Keempat proyek PLTU tersebut yakni PLTU Pacitan 2x315 Mega Watt (MW), PLTU Lontar 2x315 MW, PLTU Paiton 1x660 MW dan PLTU Rembang 2x315 MW.


"Masuknya 4 PLTU ini membuat fuel mix atau penggunaan BBM untuk produksi listrik di Jawa-Bali tinggal 2% saja," kata Direktur Operasi Sumatera, Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Ngurah Adyana ditemui disela acara Peresmian Proyek-Proyek Infrastruktur di Pacitan, Sudimoro, Pacitan, Rabu (16/10/2013).


Ia menambahkan 2% penggunaan BBM dalam produksi listrik tersebut didominasi di wilayah Bali. "2% fuel mix itu juga cuma di Bali, sedangkan di Jawa sudah tidak ada lagi menggunakan BBM, setelah terus meninggkatnya pasokan gas dari FSRU Jawa Barat," katanya.


Adyana mengatakan saat ini kapasitas pasokan listrik untuk Jawa-Bali lebih dari cukup. Dengan masuknya 4 PLTU tersebut kapasitas listrik Jawa Bali mencapai 31.000 MW dengan beban puncak mencapai 23.400 MW.


"4 PLTU ini masuk kapasitas listrik Jawa Bali mencapai 31.000 MW sedangkan beban puncaknya mencapai 23.400 MW. Listriknya cukup," katanya.


(rrd/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!