Jero: Masyarakat Tambah AC dan TV, Berapapun Listrik Dibangun Tetap Kurang

Pacitan - Pemerintah tiap tahun menambah pasokan listrik baru dengan membangun pembangkit-pembangkit listrik. Namun berapapun listrik yang ditambah tetap saja kurang, karena kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat.

"Berapapun listrik yang kita bangun sampai saat ini tetap saja masih kurang. Masyarakat sudah dapat listrik, tapi tidak cukup hanya buat nyalakan lampu, ekonominya terus tumbuh, jadi tambah kipas angin, tambah TV, tambah lagi AC, terus tambah. Kebutuhan listrik masyarakat lebih pesat daripada itu," kata Menteri ESDM Jero Wacik di acara Peresmian Proyek-Proyek Infrastruktur di Pacitan, Sudomoro, Pacitan, Rabu (16/10/2013).


Jero mengungkapkan, sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin pemerintahan di 2004, Indonesia memiliki pasokan listrik sebesar 25.100 megawatt (MW).


"Setelah dipimpin Bapak (SBY) selama periode pertama, kapasitas listrik kita tumbuh pesat mencapai 30.300 MW. Ada tambahan 5.500 MW dalam 5 tahun," ucap Jero.


"Periode dari 2009 sampai saat ini, listrik kita tumbuh mencapai 16.000 MW menjadi 46.300 MW, tumbuh banyak sekali," katanya.


Jero mengatakan, salah satunya pertambahan pasokan listrik dengan sudah beroperasinya PLTU Pacitan 2 x 315 MW, PLTU Lontar 2 x 315 MW, PLTU Paiton 1 x 660 MW, dan PLTU Rembang 2 x 315 MW.


"Empat PLTU ini yang hari ini diresmikan Bapak Presiden totalnya mencapai 2.550 MW. Walau tambah banyak, ini tetap kurang karena masyarakat kita butuh banyak listrik," tutup Jero.


(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!