Minta Bantuan KPK Soal Anggaran ESDM, Jero: Biar Selamat Kita

Jakarta -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta pertolongan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penyerapan anggaran yang sebesar Rp 16,26 triliun di tahun 2014. Tujuannya agar tidak ada kesalahan untuk penggunaan anggaran oleh para pegawainya.

"Kalau keliru, saudara bisa langsung konsultasikan dengan KPK. Ada Deputi bidang Pencegahan. Biar selamat kita. Akan baik negeri ini kalau apa-apa kita cegah," ungkap Jero saat penyerahan DIPA ke pejabat Eselon I, di KESDM, Jakarta, Selasa (17/12/2013).


Ia mengakui banyak pegawai yang takut mengambil keputusan dalam penggunaan anggaran. Sehingga anggaran menjadi tidak terserap. Padahal banyak pekerjaan yang harus dilakukan.


"Sekarang alasannya takut ambil keputusan. Begitu telat ambil keputusan, maka merembet ke belakang. Akhirnya akhir tahun depan, itu serapannya tidak maksimal," jelasnya.


Jero menuturkan tidak ada pegawai yang berniat jahat untuk anggaran. Akan tetapi jika terjadi kesalahan, maka itu disebabkan oleh kekeliruan. Karena banyak pegawai yang masih ragu mengambil keputusan.


"Saya yakin itu saudara tak ada niat jahat. Tapi kalau keliru, itu mungkin," ujar Jero.


Meski demikian, Jero mengingatkan menjalankan anggaran harus sesuai dengan aturan. Ini setidaknya dapat menghindari dari masalah.


"Sudah berapa puluh kali ini ditekankan. Saya ulangi lagi, jangan melanggar aturan. Aturan sudah ada. Semua sudah tahu. Jadi sepanjang aturan itu dibaca dan dituruti, tidak ada alasan untuk tidak berani mengambil keputusan. Yang penting ikuti aturan yang ada," terangnya


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!