Kisah Franky Sibarani, dari Masuk Bursa Menteri Sampai Jadi Kepala BKPM

Jakarta -Terpilihnya Franciscus 'Franky' Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ternyata cukup panjang dan berliku. Keluar-masuk bursa menteri hingga isu miring soal politik balas budi mewarnai perjalanan pria yang pernah menjabat sebagai pengurus Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) ini.

Dalam obrolan santai dengan detikFinance akhir pekan lalu, ia menceritakan proses bagaimana dirinya bisa terpilih sebagai Kepala BKPM untuk periode 5 tahun mendatang.


Berikut petikan wawancara yang dilakukan akhir pekan lalu di kantor BPKM tersebut:


Bagaimana nama Anda muncul sebagai kandidat calon Kepala BKPM?

Saya kan suka keluar-masuk dalam bursa menteri. Kira-kira hari Kamis (23 Oktober 2014) sebelum diumumkan hari Minggu (26 Oktober 2014), memang nama saya masuk bursa menteri ekonomi. Saya nggak kaget. Kemudian sampai Minggu pagi tidak terkonfirmasi sebagai menteri.


Hari Kamis saya nggak boleh ke luar kota. Tanggal 26 itu hari Minggu, kan diumumkan di Istana. Malamnya tanggal 28 saya ditelepon disuruh menghadap. Waktu saya dipanggil itu, memang Pak Jokowi sidak perdana di sini (di BKPM) paginya.


Penunjukan bapak katanya mewakili yang di utara?

Perwakilan itu pasti banyak. Kalau kita sebut prosesnya itu sendiri, saya tidak merasa itu mewakili karena prosesnya ada beberapa nama. Yang pasti tanggal 27 saya diundang Presiden ke Istana.


Kenapa kira-kira Anda bisa terpilih?

Saya kenal beliau (Presiden Joko Widodo/Jokowi) karena saya dari tim sukses juga. Tapi saya tidak melihat balas jasa, ini lebih ke kompetensi. Kalau lihat balas jasa, rasanya banyak yang lebih berjasa dari saya.


Posisi pada saat 22 Mei yang termasuk nama saya sebagai tim sukses. Saya ini waktu di Jakarta, saya kampanye buat beliau. Cuma karena saya ingin ada perubahan saja. Nggak ada (alasan) lainnya.


Tapi kan bersama beliau kita hadirkan beberapa forum dengan dunia usaha. Itu sebetulnya, karena itu beliau mungkin melihat saya.


(dna/hds)