Dolar Tembus Lagi Rp 10.000, Menkeu: Memang Kenapa?

Jakarta - Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus berlangsung. Pagi tadi, dolar AS kembali menembus posisi tertinggi di Rp 10.000.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengaku tidak ada permasalahan atas kondisi tersebut. Menurutnya itu kewajaran, karena mata uang di dunia memiliki permasalahan yang sama.


"Enggak apa-apa, memang kenapa? Semua mata uang global melemah. Yang jadi masalah apa?" ujar Chatib kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2013).


Ia menyatakan, jika hanya Rupiah yang melemah, maka patut ada kekhawatiran. Pasalnya, mata uang negara tetangga juga ikut tertekan dolar AS.


"Kalau rupiah sendiri jatuh, kita perlu khawatir terhadap domestiknya, tapi kalau semua mata uang melemah, maka tidak perlu ada kekhwatiran. Maka isunya bukan hanya di Indonesia," jawabnya.


Siang ini, dolar AS nangkring di posisi Rp 9.950. Posisi tertinggi yang bisa ditembus dolar AS hari ini ada di posisi Rp 10.099.


(ang/ang)