Hendar Dipilih Jadi Deputi Gubernur BI Menggantikan Muliaman Hadad

Jakarta - Komisi XI DPR memutuskan memilih Hendar sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Muliaman Hadad yang menjadi Bos Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada 1 Juli 2013 lalu, Komisi XI telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dan melakukan pemungutan suara secara tertutup hari ini.


"Kita melihat track record masing-masing kandidat, dari sisi kontribusi kebijakan kandidat dalam menjaga dan memajukan azas resiprokal di perbankan nasional. Akhirnya terpilih Hendar dengan 24 suara. Sisanya yakni Treesna 18 suara dan Mulya Siregar 5 suara," kata Anggota Komisi XI Arif Budimanta kepada detikFinance, Senin (8/7/2013).


Deputi gubernur yang baru terpilih diharapkan dapat memberi warna baru kepada BI. "Agar setiap kebijakan moneter dapat ditransmisikan menggelorakan sektor riil di Indonesia, dan terjaganya stabilitas harga barang dan jasa dengan indikator berada di bawah BI rate," katanya.


Hendar merupakan salah satu dari 3 kandidat yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menggantikan Muliaman D. Hadad yang mengundurkan diri.


Hendar merupakan pria kelahiran Bandung 1957 ini meraih gelar Sarjana Ekonomi Universitas Padjadjaran.


Ia juga meraih gelar MA bidang Ekonomi Pembangunan Centre for Development Economics, William College AS, dan mendapatkan gelar doktor bidang ekonomi Universitas Padjadjaran.


Hendar memulai karier di BI dari posisi Staf Urusan Kredit Umum BI pada 1983. Ia kemudian dipercaya menjadi Kabiro Kebijakan Moneter pada 2004. Pada 2009, ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter. Hendar diangkat menjadi Asisten Gubernur BI pada awal 2013.


Hendar sebelumnya juga pernah bersaing memperebutkan kursi Dewan Gubernur BI pada Maret lalu, tetapi kalah dari Perry Warjiyo.


Calon lainnya yakni Treesna Wilda Suparyono dan Mulya E Siregar.


Dalam rapat malam ini, Komisi XI DPR juga sudah memutuskan anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI).


"Dari anggota yang hadir 51, untuk BSBI sudah disepakati aklamasi komisi XI yaitu Umar Juoro, Fadhil Hhasan, Ahmad Erani, Sri Adiningsih, dan Chairul Jakman," tutur Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis.


(dru/dnl)