Foto: ReutersJakarta - Sayur impor masih terus membanjiri pasar Indonesia. Sebut saja bawang, cabai bahkan kentang yang selalu didatangkan dari luar negeri.
Alasan yang selalu muncul adalah soal pasokan. Sebab produksi dalam negeri yang tidak dapat mencukupi kebutuhan dari masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikfinance, Selasa (9/7/2013), ada 86 ribu ton satur impor yang masuk selama bulan Mei 2013 atau senilai US$ 64,8 juta.
Jika diakumulasi selama Januari - Mei 2013, total sayur impor yang masuk sudah mencapai 308 ribu ton atau senilai dengan US$ 221,07 juta.
Lalu dari negara manakah asal sayur impor tersebut?