Shell Tunjuk Bos Besar Baru

London - Perusahaan migas asal Belanda yaitu Royal Dutch Shell menunjuk Ben van Beurden sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru, menggantikan Peter Voser yang mengajukan pengunduran diri.

"Dewan petinggi Royal Dutch Shell hari ini mengumumkan Ben van Beurden akan menggantikan Peter Voser sebagai Chief Executive officer, efektif 1 Januari 2014," demikian pernyataan Shell dikutip dari AFP, Selasa (9/7/2013).


Peter Voser akan meninggalkan Shell pada Maret 2014, yang menandakan 29 tahun dirinya bekerja di perusahaan tersebut. Ben van Beurden, pria berusia 55 tahun, sebelumnya menjabat Direktur Downstream sejak Januari 2013.


"Saya dengan senang mengumumkan Ben van Beurden sebagai Chief Executive baru dari Royal Dutch Shell. Ben saat ini memiliki pengetahuan yang dalam di industri ini, dan telah membuktikan pengalamannya di bisnis Shell. Ben akan terus menjalankan dan mengembangkan strategi yang telah kami pasang, dan juga meningkatkan kinerja yang baik untuk pemegang saham kami," tutur Chairman Shell Jorma Ollila.


Peter Voser (54 tahun) mengajukan pensiun di 2014, dan ingin menghabiskan banyak waktu bersama keluarganya, setelah menjabat sebagai CEO sejak Juli 2009. Sementara Ben van Beurden bergabung dengan Shell sejak 1983 dan memiliki berbagai pengalaman di operasional Shell.


(dnl/hen)