Mandiri Sekuritas: IHSG Masih Dalam Tren Penurunan

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 5.438,65. naik +41,80 poin (+0,77%).Sementara indeks LQ-45 ditutup naik +8,95 poin (-0,96%) ke 946,46. Penguatan ini di luar estimasi kami, namun kami masih berpendapat, bahwa IHSG masih dalam jalur tren penurunannya (channel), selama masih belum bisa menembus resisten jangka pendek, di kisaran 5.460-5.470.

Ada pun saham pendorong kenaikan IHSG, yaitu ASII, TLKM, BMRI. IHSG akan kembali memasuki up trend, jika berhasil menembus level tertingginya 5.414.


Salah satu hal yang harus diperhatikan dan dicemati adalah transaksi investor asing, yang masih terus menerus dalam posisi net sell.


Pegerakan hari ini kami estimasi bervariasi, dengan kecenderungan dibuka naik (open gap up) pada sesi satu, namun sesi dua dengan kecenderungan side ways melamah.


Perdagangan pada pasar regular tercatat sebesar Rp 5,18 triliun, dan pasar negosiasi sebesar Rp 967,87 milliar. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 35,93 miliar.


Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.057-Rp 13.100 dan ditutup pada level Rp 13.075. Untuk Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 48.57/ bbl.


Kisaran pergerakan untuk indeks berada pada kisaran 5.396–5.470.


(dnl/dnl)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com