Berkantor di Priok, Wamenkeu Minta PNS Bea Cukai Kerja Sampai Jam 11 Malam

Jakarta - Pada hari ini, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar sudah langsung berkantor di kantor pelayanan umum (KPU) Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok untuk membenahi lamanya proses bongkar muat barang atau kontainer. Apa strategi Mahendra?

Kepada detikFinance, Mahendra menyatakan sudah mengambil beberapa langkah melakukan efisiensi proses bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.


"Kami sudah berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan terkait operasi agar mendukung penuh, sehingga efektif memanfaatkan perpanjangan waktu pelayanan di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu," kata Mahendra, Selasa (9/7/2013).


Cara yang dilakukan adalah melakukan pelayanan KPU Bea Cukai Tanjung Priok di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu/TPFT CBC dan Graha Segara sampai dengan pukul 23.00 WIB setiap hari kerja (Senin sampai Jumat). Sedangkan untuk hari Sabtu, jam operasional layanan dilakukan hanya sampai pukul 17.00 sore. Menurutnya kebijakan ini sudah dilakukan sejak kemarin (8/7/2013). "Sudah berlaku sejak kemarin," imbuhnya.


Sedangkan pemrosesan dokumen 24/7 (24 jam/7hari) di kantor KPU Bea Cukai terus berlangsung. Namun Mahendra menuturkan fokus kinerjanya saat ini adalah menyelesaikan penumpukan kontainer-kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.


"Fokus berikutnya adalah menyelesaikan kontainer-kontainer longstay supaya cepat keluar dari Priok dan YOR turun. Kami akan tinjau lokasi Tempat Penampungan Pabean/TPP siang ini untuk melihat kesiapan menampung limpahan kontainer longstay itu," katanya.


Cara lain yang dilakukan adalah menambah jumlah pegawai kepabeanan khususnya di lingkungan KPU BC. Dengan cara ini, Mahendra optimistis dapat menurunkan lamanya dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok.


"Perkuatan tambahan 50 staf Bea Cukai dari Kantor Pusat kepada KPU Priok sudah efektif per hari ini. Perbaikan sistem manajemen risiko sedang berjalan. Hasil dari semua langkah-langkah ini harusnya membawa perbaikan pada dwelling time, tapi kita lihat saja nanti seberapa jauh," cetusnya.


(wij/dnl)