Asing masih mengkhawatirkan kebijakan pemerintah menangani kenaikan inflasi dan pelemahan rupiah yang bisa berdampak negatif bagi kinerja emiten sektoral. Sementara tadi malam Wall Street kembali melanjutkan tren penguatannya. Indeks DJIA dan S&P kembali ditutup menguat masing-masing 0,50% dan 0,72% di 15300,34 dan 1652,32. Sentimen pasar saat ini pada pencapaian laba emiten 2Q13 yang diperkirakan akan tumbuh lebih baik menyusul membaiknya perekonomian AS. Di saat bersamaan IMF kemarin menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dari 3,3% menjadi 3,1%.
Memasuki perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan volatile di tengah volume transaksi yang relatif tipis. IHSG akan menguji tahanan bawah di kisaran 4350 hingga 4370. Sedangkan level resisten ada di 4460 hingga 4510. Kondisi pasar global yang bergerak di teritori positif diperkirakan bisa memicu aksi beli temporer pelaku psar terutama mengantisipasi rilis kinerja 2Q13 yang dimulai akhir Juli ini.
IHSG : S1 4370 S2 4350 R1 4460 R2 4510
Saham Pilihan
INCO 1810-1950 Buy, SL 1790
BMTR 1860-1950 TB, 1850
MAPI 6600-7100 TB, 6500
ASII 6500-6700 TB, SL 6400
CPIN 4275-4475 TB, SL 4250
(dru/dru)