Telat Lapor Kinerja Keuangan, Kebun Sawit Bakrie Rugi Rp 1 Triliun

Jakarta - Perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Bakrie, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) kembali mencatatkan kerugian pada periode keuangan akhir tahun 2012 sebesar Rp 944,85 miliar.

Rugi ini naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 587,82 miliar. Rugi itu merupakan rugi tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan.


Sedangkan untuk rugi bersih dari operasi yang dihentikan nilainya mencapai Rp 122,75 miliar per akhir Desember 2012. Rugi itu juga lebih tinggi dari kerugian periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 157,68 miliar.


Sehingga secara total, kerugian perusahaan ini mencapai Rp 1,067 triliun di sepanjang tahun 2012, jauh lebih tinggi dari kerugian di periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 745,5 miliar.


Demikian seperti dikutip detikFinance dari keterbukaan informasi yang disampaikan Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (10/7/2013).


Kerugian yang ditanggung perusahaan kelapa sawit Bakrie ini akibat anjloknya nilai penjualan di sepanjang tahun 2012 yang hanya mencapai Rp 2,485 triliun jauh lebih rendah dari angka penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp 3,646 triliun.


Namun, beban pokok penjualan justru turun di sepanjang tahun 2012 menjadi Rp 1,736 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,213 triliun.


Selain itu, rugi selisih kurs juga turut berkontribusi terhadap kerugian perusahaan. Tercatat, rugi selisih kurs naik menjadi Rp 201,297 miliar di sepanjang tahun 2012 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 120,745 miliar.


(ang/ang)