Tol Atas Laut Jakarta-Surabaya Bisa Kurangi Kepadatan Orang di DKI

Jakarta -Rencana konsorsium BUMN membangun jalan tol atas laut Jakarta-Surabaya bisa mengurangi kepadatan orang di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Kepadatan orang di Jakarta bisa diturunkan dengan pembangunan infrastruktur yang saling terkoneksi di luar ibu kota.

Jaringan jalan dan transportasi ini bisa memicu orang untuk tinggal di kota-kota kecil. Karena selama ini infrastruktur seperti jaringan kereta dan jalan kurang terkoneksi dan berkembang untuk wilayah di luar DKI.


"Baguslah. Itu kebutuhan di Jawa sudah seperti itu. Artinya itu (tol atas laut) bisa mengurangi konsentrasi orang di Jakarta. Karena kalau jaringan jalan sudah maju, kamu tinggal di kota nggak terlalu besar itu saja sudah enak, karena kamu nggak perlu ke Jakarta. Ada kereta api, jalan raya, dan lain-lain," ucap Deputi Bidang Infrastruktur dan Wilayah Kemenkoperekonomian Luky Eko Wuryanto pada acara diskusi Bappenas di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (18/12/2013).


Luky menilai, selama ini masyarakat merasa nyaman untuk tinggal di Jakarta dan sekitarnya, karena jaringan jalan dan transportasi yang terkoneksi. Hal ini kemudian menjadikan Jakarta dan wilayah sekitarnya menarik bagi para pendatang.


"Sekarang ini kan belum. Orang lebih memilih tinggal di kota karena semuanya dekat. Kalau di daerah kemana-mana susah kalau begitu nggak boleh berhenti di situ," sebutnya.


Selain pengembangan tol atas laut Jakarta-Surabaya, Luky menyampaikan, pemerintah juga sangat mendukung pembangunan tol di luar Jawa seperti Trans Sumatera dan Trans Kalimantan.


"Pemerintah mendorong Trans Kalimantan, Trans Sumatera. Jadi orang jangan ke Jawa doang," sebutnya.


(feb/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!