Pasar Santa sedang ramai dibicarakan lantaran baru-baru ini mendadak menjadi pusat 'gaul' muda-mudi ibu kota Jakarta. Tampak luar, pasar ini tampak biasa saja selayaknya pasar-pasar lain di Jakarta yang dikembangkan oleh PD Pasar Jaya lainnya.
Fasad alias muka bangunan Pasar Santa pun tidak terlalu mencolok, hanya didominasi dinding-dinding lebar berkelir biru dan oranye yang terlihat mulai luntur.
Masuk ke dalam bangunan yang berdiri di atas lahan selauas 10.953 meter persegi dengan luas bangunan 7.328 meter persegi ini, detikFinance menjumpai tangga berbalut keramik putih menuju area bawah tanah alias basemen. Di area ini, diperuntukkan bagi pedagang sayur, daging, beras dan kebutuhan pokok lainnya.
Meskipun diperuntukkan bagi pedagang sembako, namun ada 1-2 kios yang diisi oleh 'Kafe', yaitu kios yang menjual panganan kecil seperti cookies dan kuliner khas anak gaul lainnya.
Beranjak ke lantai 1 pasar ini, suasana sedikit berubah. Masih berlantai keramik warna putih, namun di area ini pedagang menjajakan dagangan yang berbeda. Ada pedagang souvenir, peralatan listrik, alat-alat kemasan plastik, pakaian, buah dan sebagainya. Pemandangan di lantai 2 juga tak jauh berbeda.
Beranjak lagi ke lantai 3, suasana berbeda makin terasa. Lukisan-lukisan kreatif dan tulisan-tulisan motivasi yang digoreskan dengan gaya modern khas anak muda mendominasi dekorasi interior di area lantai 3 ini.
Area ini adalah pusat industri kreatif yang belakangan menjadikan Pasar Santa semakin populer. Di area ini, berbagai industri kreatif dari mulai sepatu kulit, kaos-kaos oblong bergambar unik, piringan hitam, kedai kopi modern, hot dog hingga tempat pangkas rambut yang menawarkan potongan rambut model teranyar ada di area ini.
Produk panganan yang dijual tergolong unik lantaran di Pasar ini, kedai kopi yang oleh pedagang pasar lainnya disebut sebagai 'Kafe' tersebut menghadirkan barista untuk meramu setiap gelas kopi yang ditenggak oleh para pengunjung.
Kombinasi ini menjadikan Pasar Santa sebagai pasar 'komplet' yang mempertemukan antara pedagang sembako di bagian bawah dengan pedagang kreatif di bagian atas pasar. Khusus pasar kreatif di lantai 3, buka secara penuh dari Rabu-Minggu setiap pekan, untuk Senin-Selasa hanya untuk pedagang makanan saja.
(dna/hen)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com