"Jakarta, Solo, baru Bandung," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Muhammad Hasan dalam acara temu wartawan mengenai Penanggulangan Banjir di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jalan Pattimura, Jakarta, Senin (25/11/2013).
Hasan mengatakan, ada 16 kota besar di Indonesia yang rawan banjir dan mendapatkan penanganan dari pemerintah. Dari 16 kota besar tersebut, Jakarta, Solo, dan Bandung menjadi prioritas, karena dampak yang ditimbulkan akibat banjir di ketiga kota tersebut sangatlah besar.
"Yang paling gede dampak banjirnya. Nilai asetnya memang tinggi. Seperti di Jakarta sekali banjir kerugiannya sampai Rp 15 triliun. Kita amankan aset yang paling tinggi," katanya.
Dari total anggaran Rp 5 triliun, Jakarta mendapatkan anggaran sekitar Rp 1,45 triliun, Bandung mendapatkan Rp 878 miliar, dan Solo mendapatkan Rp 870 miliar.
"Itu untuk anggaran tahun ini," katanya.
(zul/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!