Incar Omzet Rp 9 T, Bos KAI: Semua Kereta untuk Manusia Pakai AC

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengincar omzet atau pendapatan Rp 9 triliun di tahun ini. Dalam 6 bulan di tahun ini, pendapatan KAI sudah mencapai Rp 4 triliun.

Selain itu, perseroan juga berkomitmen agar semua kereta yang beroperasi akan tersedia fasilitas pendingin ruangan atau AC.

"Penambahan semua kereta jarak jauh dan menegah semuanya pakai AC. Commuter (KRL) juga pake AC semua. Pokoknya semua kereta untuk manusia pakai AC," ujar Direktur Utama KAI Ignasius Jonan ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (12/8/2013).


Dengan pendapatan Rp 9 triliun yang ditargetkan, laba atau keuntungan yang diincar KAI di tahun ini mencapai Rp 500 miliar, naik dibandingkan tahun lalu yang nilainya Rp 425 miliar.


Pada kesempatan itu, Jonan mengatakan sepanjang lebaran H-7 hingga H+2, jumlah omzet kereta jarak menengah dan jauh yang diterima KAI mencapai Rp 147,2 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 118,9 miliar.


"Evaluasinya begini, jarak jauh dan menengah jumlah yang diangkut naik 18% dari lebaran tahun sebelumnya. Jadi itu jumlah penumpang yang diangkut H-7 sampai H+2, jumlah penumpang yang diangkut naik 18%. Ini sudah realisasi," tutur Jonan.


(dnl/hen)