Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat di kantor API, JL Gatot Subroto, Jakarta, Senin 14/4/2014).
"Kita ekspor ke Brasil atau ke Eropa, yang KW-nya justru ke Indonesia. Sesuai dengan daya beli kita," kata Ade.
Ade tidak menyebut dari mana datangnya produk jersey tiruan tersebut. Menurutnya produk tersebut kini banyak ditemui di pasaran dengan harga lebih murah daripada yang asli.
Menurutnya untuk produk jersey yang asli belum dapat memastikan apakah ada produk Indonesia yang dipakai klub sepakbola atau tim nasional dunia. Namun Ade memastikan produk jersey atau pakaian olahraga dipasarkan di fanshop atau tempat penjualan souvenir olahraga di negara-negara di Eropa.
"Kalau melihat iklannya mereka (pemain sepakbola dunia) sudah beriklan di sini. Hubungan kita juga cukup bagus. Industri kaosnya sudah ada, tapi saya nggak yakin betul (mereka pakai)," kata Ade.
(zul/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!