Hatta Sebut Pengangguran Bertambah karena Dampak Kenaikan UMP 2013

Jakarta -Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan meningkatnya angka pengangguran di Indonesia sebagai dampak kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang naik tinggi pada 2013.

Kenaikan UMP yang signifikan membuat banyak perusahaan yang tutup dan melakukan relokasi sehingga terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).


"Kalau itu lebih disebabkan memang perusahaan itu karena menyangkut kemarin itu, pemogokan, sweeping, mereka memang melakukan PHK dan mereka melakukan pindah. Itu yang saya selalu wanti-wanti ingatkan bahwa kita ingin kesejahteraan tenaga kerja kita meningkat tapi kita juga ingin jangan sampai terjadi PHK karena tidak mampunyai usaha itu mengatasi drastisnya kenaikan (upah)," ujar Hatta di kantornya, Rabu (6/11/2013)


Ia berharap, bertambahnya pengangguran tidak berlangsung lama. Pemerintah akan menggenjot program-program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penciptaan lapangan kerja.


"Saya harapkan ini temporary. Kita akan genjot terutama untuk usaha-usaha menengah kecil, kita tingkatkan program perlindungan sosial, termasuk KUR ini sangat penting. itulah sebabnya saya memerlukan waktu lebih dari 3 jam bahas ini," jelasnya.


Dengan hidupnya kembali usaha-usaha taraf menengah di dalam negeri, menurutnya juga akan membantu penyerapan tenaga kerja.


"KUR akan kita andalkan untuk penciptaan lapangan kerja, kita dorong untuk berusaha. Paket program 4 perlindungan sosial menjadi sangat penting untuk kluster 1-4. salah satu klusternya KUR ini," kata Hatta.


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran terbuka sebesar 6,25% atau sebanyak 7,39 juta orang (per Agustus 2013). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode tahun 2012 yang sebesar 6,14% atau 7,24 juta orang.


(mkl/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!