Jalur kereta sepanjang 720 km yang membentang dari Jakarta via Pantai Utara Jawa saat ini masih terhenti di Kota Surabaya, Jawa Timur.
"Pemerintah baru harus melanjutkan jalur ganda kereta api dari Surabaya ke Banyuwangi," kata Anas saat berdialog dengan 7 walikota/bupati se-Jawa dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di kereta api wisata Argo Anggrek, Rabu (27/08/2014).
Anas menjelaskan saat ini transportasi jalan raya masih mendominasi di wilayah Kota Banyuwangi. Untuk angkutan penumpang, 85% masih berbasis jalan raya mencakup mobil pribadi, motor, bus. Sedangkan kereta api masih sekitar 6,3%, sisanya transportasi laut dan udara.
Adapun untuk angkutan barang, transportasi berbasis jalan raya juga masih mendominasi hingga 91,24% yaitu distribusi barang berbasis truk, kendaraan niaga lain, sedangkan kereta api hanya 0,63%.
"Double Track Surabaya-Banyuwangi sangat mendesak. Kalau tidak lalu lintas jalan semakin padat," imbuhnya.
Saat ini, jumlah penduduk dari wilayah Sidoarjo ke timur atau yang sering disebut sebagai wilayah Tapal Kuda mencapai 9.006.395 jiwa atau sekitar 24% dari total penduduk Jawa Timur. Next
(wij/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!