"Pak Jokowi sudah sampaikan soal kenaikan harga. Sepanjang untuk kebaikan ya bagus, asal untuk kebaikan, kita harus bersama-sama," ujar Jero di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Jero menuturkan, psikologis masyarakat memang sudah terbentuk bahwa harga BBM murah. Misalnya harga BBM premium Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter.
"BBM premium Rp 6.500 per liter itu sudah sangat murah. Padahal harganya itu sudah sangat mahal" sebutnya.
Ia mengatakan dampaknya anggaran negara terbebani subsidi BBM. Tahun ini saja dibutuhkan anggaran subsidi BBM sekitar Rp 246,5 triliun.
"Anggaran negara sudah terlalu besar. Makanya juga sekarang dibatasi kuota menjadi 46 juta KL dikurangi dari 48 juta KL," kata Jero.
Kuota tersebut tidak akan ditambah sampai akhir tahun sesuai dengan kesepakatan antara pemerintah dengan DPR.Next
(mkl/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!