Peningkatan ini menjadikan total simpanan per akhir Oktober 2014 mencapai Rp 4.087,35 triliun.
Demikian dikutip dari siaran tertulis LPS yang diterima Selasa (23/12/2014). Berdasarkan jenis simpanan (giro, tabungan, deposit on call, deposito, dan sertifikat deposito) yang pertumbuhan jumlah rekeningnya paling besar adalah sertifikat deposito. Pertumbuhannya mencapai 10,84% (month-on-month), dari 166 rekening per September 2014 menjadi 184 rekening per Oktober 2014.
Begitu pun jika dilihat dari sisi jumlah nominal, pertumbuhan nominal sertifikat deposito adalah yang tertinggi mencapai 31,28%. Per September 2014, jumlah nominalnya sebesar Rp 2,33 triliun dan menjadi Rp 3,06 triliun pada Oktober 2014.
Untuk simpanan dengan nilai sampai dengan Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 1,2%. Dari sebanyak 154.793.020 rekening per September 2014 menjadi 156.645.489 rekening per Oktober 2014.
Sementara itu, jumlah nominal simpanan justru turun sebesar 0,12%. Per akhir September 2014 jumlah nominal simpanan berjumlah Rp 1.798,06 trilium, turun menjadi Rp 1.795,93 triliun per akhir Oktober 2014.
Sedangkan untuk simpanan dengan nilai di atas Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat 1,48%. Dari sebanyak 195.824 rekening pada September 2014, menjadi 198.720 rekening pada Oktober 2014. Next
(hds/hen)