Kekerasan terhadap paramedis makin meningkat China. Ada-ada saja alasannya. Kantor berita Xinhua pada pekan lalu merilis telah terjadi 6 serangan serius terhadap paramedis, dalam waktu 10 hari saja, termasuk kasus seorang pasien yang menikam seorang dokter sebanyak enam kali sebelum terjun dari atap rumah sakit.
Lalu, yang terbaru adalah kasus seorang pria 23 tahun yang menyerang rumah sakit di Nanchang, ibu kota Provinsi Jiangxi. Dia kemudian menyandera seorang perawat, berbekal sebilah pisau. Polisi mengatakan, si pria itu sedang dipengaruhi narkotika.
Media massa menyalahkan sistem kesehatan di China yang mahal. Rumah sakit disebut sering menerapkan tarif perawatan dan pengobatan supermahal untuk mendapatkan fulus sebanyak-banyaknya. Seharusnya, pemerintah menggelar layanan kesehatan gratis.
Kualitas dokter di China pun dipertanyakan. Seperti ulasan Caixin, sebuah majalah bereputasi bagus di China. Mereka menyebutkan, ada tiga alasan: buruknya komunikasi antara dokter dan pasien, minimnya perawatan kesehatan yang bagus di kota kecil, dan amat sibuknya dokter-dokter di China.
Menurut riset Asosiasi Rumah Sakit China, pada 2012 telah terjadi 27,3 kasus per rumah sakit di China. Angka ini naik dari 20 kasus per rumah sakit pada 2008.
Di China terdapat 24 ribu rumah sakit, tapi lebih dari separuhnya berada di kota besar. Sementara kebanyakan dari 900 ribu institusi kesehatan di China berada di level akar rumput atau di kota kecil.Next
(DES/DES)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!