Bagikan Jatah Anggaran 2014, SBY Ingatkan Jangan Ada Korupsi

Bogor -Hari ini Presiden SBY membagikan jatah alokasi DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran) 2014 kepada Kementerian/Lembaga dan pemerintah provinsi. Jumlah anggaran belanja pemerintah tahun depan mencapai Rp 1.842,5 triliun.

Dalam sambutannya, SBY meminta agar anggaran yang telah dibagikan digunakan secaara tepat, transparan, dan akuntabel. "Cegah, sekali lagi cegah terjadinya penyimpangan," tegas SBY saat pembagian DIPA 2014 di Istana Bogor, Selasa (10/12/2013).


SBY mengatakan, anggaran belanja ini sangat penting bagi pemerintah di saat ekonomi global saat ini sedang bermasalah dan mempengaruh kondisi ekonomi dalam negeri. "Andalan kita adalah pada belanja pemerintah, anggaran negara. Mari dengan penuh kesadaran, DIPA-nya benar-benar digunakan," cetus SBY.


Pada kesempatan itu, SBY mengingatkan, bila ada keraguan dalam penggunaan anggaran, maka harus segera dicari solusinya, sehingga ekonomi bisa terdorong.


"Tadi selama 4 jam saya berdialog dengan para gubernur, para gubernur yang berperan sangat penting untuk jalankan peran dan roda di negeri ini. Apa yang gubernur rasakan dan alami. Tugas-tugas regional ingin dilaksanakan dengan baik. Para gubernur juga ingin program pemerintah bisa dilaksanakan dengan setinggi-tingginya," papar SBY.


Kepala negara ingin, anggaran digunakan dengan tertib dan bersih. Juga jangan ada keraguan dari pengguna anggaran untuk menggunakan anggaran tersebut.


"Saya ingin negara kita makin tertib, negara kita makin bersih. Oleh karena itu pemberantasan korupsi harus jalan," kata SBY.


Anggaran belanja negara ditetapkan sebesar Rp 1.842,5 triliun, naik sebesar Rp 116,3 triliun atau 6,7% dibandingkan pagu APBN-P 2013. Dari total pagu belanja Rp 1.842,5 triliun tersebut, anggaran yang dialokasikan untuk mendanai kebutuhan belanja Pemerintah Pusat direncanakan Rp 1.249,9 triliun, naik Rp 53,1 triliun atau 4,4% dari pagu APBN-P 2013. Sementara itu, alokasi anggaran untuk Transfer ke Daerah ditetapkan sebesar Rp 592,6 triliun, naik sebesar Rp 63,2 triliun atau 11,9% dari pagu APBN-P 2013.


(dnl/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!