Jokowi dalam sambutan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) regional Kalimantan (RPJMN 2014-2019) di Kantor Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/12/2014),
Ia menegaskan agar para kepala daerah se-Kalimantan tidak khawatir soal anggaran pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Jokowi mendorong agar kepala daerah terus menggagas program-program besar berskala nasional kemudian diajukan ke pemerintah.
"Bagian duit bagian saya. Itu urusan presiden. Jalan saja. Yang bisa APBD, ya APBD. Yang APBN, ya APBN. Nanti yang prioritas kita putuskan. Saya pilih-pilih yang berdampak ke masyarakat yang mana. Nanti kita pilih yang mana kira masuk ke 2015 yang bisa dampak ke masyarakat dan nasional," tegasnya.
Jokowi menambahkkan, dalam merencanakan pembanguan kota, wali kota dan bupati harus berpikir pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan provinsi. Selain itu, gubernur untuk berpikir program yang terkoneksi dengan program nasional.
"Jangan sendiri-sendiri. Harus berpikir makro. Kalau semua pikir kayak gitu, ekonomi akan cepat," tukas Jokowi.
(rmd/hen)