Menteri Kehutanan Janji Tak Persulit Proyek Listrik Panas Bumi di Hutan

Jakarta - Kementerian Kehutanan memberikan keleluasaan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam penggunaan lahan hutan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (geothermal).

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, listrik panas bumi merupakan salah satu program prioritas, khususnya untuk pengembangan energi di dalam negeri.


"Geothermal itu program prioritas, kita harus dukung, kalau ada untuk membangun geothermal kita percepat, sebisa yang kita lakukan," ujar Zulkifli usai pembukaan IFFINA 2013 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (11/3/2013).


Untuk itu, Zulkifli siap membuka lahan sesuai yang diinginkan oleh ESDM. Ia mengaku tak memberikan syarat apapun untuk pembangunan listrik panas bumi. Sebab, menurutnya, lahan hutan yang dipergunakan untuk proyek listrik panas bumi tidak akan terlalu besar.


"Kalau hutan kita perbolehkan, karena geothermal itu kan kecil, dia nyolok saja kan, keluar panas," terangnya.


Zulkifli menambahkan, satu pembangkit paling hanya akan menghabiskan 10 hingga 20 hektar. "Nah yang berat itu kalau tambang, batubara, itu besar. Kalau geothermal itu paling 10 hektar, 20 hektar," pungkasnya.


(dnl/dnl)