Buruh Demo Minta UMP Naik, Boediono: Itu Bagian dari Demokrasi

Jakarta -Aksi buruh yang berdemo akhir-akhir ini karena menuntut upah minimum provinsi (UMP) 2014 naik rata-rata 50% dianggap wajar, sebagai bagian dari demokrasi. Asalkan bentuk demonstrasinya tidak dengan kekerasan.

Wakil Presiden Boediono mengatakan, bila ada kekerasan dalam demonstrasi, maka langkah hukum harus dilakukan.


"Akhir-akhir ini telah ada meningkatnya aktivitas pekerja untuk menuntut upah yang lebih baik dan kondisi kerja. Saya pikir demonstrasi damai dan bahkan pemogokan harus diterima sebagai bagian dari demokrasi kita di tempat kerja. Namun, itu adalah demi kepentingan terbaik dari semua kita, untuk damai menyepakati formula yang lebih permanen yang cukup mengakomodir kepentingan bangsa, para pekerja, dan bisnis," tutur Boediono saat membuka acara Indonesia Investment Summit 2013 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2013).


Pada kesempatan itu Boediono mengatakan, pemerintah menyadari Indonesia saat ini kekurangan tenaga kerja dengan keterampilan tepat. "Ini akan jadi hambatan serius dalam tahun-tahun mendatang, bila kita tidak melakukan sesuatu sekarang," jelas Boediono.


Pemerintah dan pelaku usaha di Indonesia, ujar Boediono, akan bersama-sama mengantisipasi masalah kekurangan tenaga kerja terampil ini.


(dnl/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!