Banyak juga orang Indonesia yang menggantungkan pensiun mereka dari Dana Pensiun yang mereka dapatkan dari kantor atau tempat mereka bekerja.
Sayangnya, jarang dari mereka yang pernah melakukan perhitungan secara rinci apakah dana tersebut cukup atau tidak. Mereka baru terkaget-kaget ketika menghitung dana pensiun mereka ketika masuk MPP, dan menyadari bahwa dana pensiun yang dikumpulkan selama ini ternyata kurang.
Selain survey yang sudah dibahas di tulisan sebelumnya, fakta menarik lain dari survey Life Outlook Index adalah sebagian besar orang Indonesia tidak mau menurunkan standar hidup mereka untuk mempersiapkan program pensiun.
Padahal dari data yang sama juga didapatkan data bahwa dari fakta kehidupan di usia 60 tahun di Indonesia hanya 1% saja yang berada di dalam kondisi kaya raya di usia 60 tahun, 4% mandiri secara keuangan, 5% masih harus bekerja kembali, 12% di antaranya harus menurunkan gaya hidup mereka, 29% di usia ini meninggal dunia, dan 49% masih harus bergantung hidup dengan orang lain. Nah, anda mau masuk kategori yang mana?
Sebenarnya jika kita berkaca pada kondisi di atas, kita harusnya sudah bisa bersiap-siap menghadapi kenyataan akan datangnya masa pensiun itu. Karir boleh sekali menjadi tujuan ketika kita bekerja, tetapi memiliki kehidupan yang setidaknya sama ketika kita berkarir di masa pensiun juga dambaan kita kan?
Alangkah baiknya, di masa awal kita bekerja, kita sudah mempersiapkan sedari awal, baik itu dari segi asuransi, dana darurat dan tentunya dana pensiun itu sendiri. Karena masa pensiun bukan hanya masalah materi yang harus tercukupi tetapi kondisi psikis yang harus dipersiapkan. Next
(ang/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!