"Saat ini sudah tercatat 7 sumur yang awalnya dikuasai oleh oknum penambang liar. Sumur tersebut dikembalikan untuk dikelola Pertamina EP Field Ramba," kata Manajer Humas PT Pertamina EP Agus Amperianto dalam pesan singkatnya, Senin (11/11/2013).
Agus mengatakan 7 sumur di wilayah lapangan Ramba, Mangunjaya, Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin, Sumsel. Sehingga dikuasainya kembali 7 sumur itu akan ada tambahan produksi minyak Pertamina EP.
"Diharapkan akan ada tambahan produksi lebih dari 200 bopd dari sumur-sumur tersebut untuk kontribusi produksi minyak nasional," ungkap Agus.
Agus mengakui aksi penambangan liar di wilayah kerja Pertamina EP saat ini makin meresahkan.
"Kegiatan penambangan liar di Wilayah Mangunjaya sudah sangat meresahkan, kegiatan penambangan minyak liar atau ilegal di Wilayah Kerja Pertamina EP bukan hanya merugikan negara, namun juga membahayakan lingkungan," katanya.
Untuk membatasi gerakan oknum penambang liar yang makin meresahkan, Pertamina EP berharap ada tindakan yang terpadu dan berlanjut dari aparat penegak hukum dan pemerintah untuk memberikan penyuluhan bagi masyarakat.
"Saat ini TNI dan Pertamina EP memiliki MoU Kerjasama Teritorial pada kegiatan sosial, maupun lingkungan, memanfaatkan momen kerjasama ini untuk menggelar kesiagaan tempur pasukan dibeberapa wilayah operasi Pertamina EP, salah satunya di Distrik Mangunjaya, Sumsel ini," tandas Agus.
(rrd/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!