Dolar Tembus Rp 12.705, Saham Apa yang Diuntungkan dan Dirugikan?

Jakarta -Rupiah tak mampu menahan kuatnya dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang negeri Paman Sam itu terus meroket ke level tertingginya hingga menembus angka Rp 12.700.

Ada sektor yang diuntungkan dan dirugikan akibat penguatan dolar AS ini termasuk kinerja emiten di pasar modal.


Analis AAA Aset Manajemen Akuntino mengungkapkan, penguatan dolar berdampak luas pada kinerja emiten di pasar modal, ada yang dirugikan ada pula yang justru diuntungkan.


"Satu sisi diuntungkan di sisi yang lain juga dirugikan," kata dia kepada detikFinance, Selasa (16/12/2014).


Akuntino menjelaskan, banyak emiten yang justru diuntungkan dari pelemahan rupiah atau penguatan dolar AS ini. Perusahaan pengekspor barang tentu akan diuntungkan dari pelemahan rupiah ini.


"Yang diuntungkan emiten yang bidang usahanya melakukan ekspor seperti perusahaan tambang, dia diuntungkan karena jual pakai dolar. Tapi masih ada juga dampak lainnya karena harga batu bara lagi nggak bagus," ujar dia.


Akuntino menyebutkan, pengekspor minyak juga diuntungkan. Tapi tidak selalu perusahaan pengekspor minyak ini diuntungkan karena pelemahan rupiah.Next


(drk/ang)