Akhir pekan lalu, detikFinance berkesempatan untuk datang ke pulau tersebut. Agendanya, melihat lebih dekat pabrik sparepart atau komponen pesawat milik perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Honeywell.
Perjalanan pagi itu sungguh cepat, hingga waktu sekitar 1,5 jam tak terasa sudah mendarat di Bandar Udara (Bandara) Internasional Raja Haji Fisabilillah di kota Tanjung Pinang. Sebelumnya bandara ini bernama Kijang.
Untuk langsung ke lokasi tujuan dibutuhkan waktu sekitar 1 jam lagi dengan menggunakan mobil. Perkiraan waktu sulit untuk meleset, karena tipis sekali kemungkinan terjadinya macet layaknya di kota besar.
Kondisi jalan di pulau ini terhitung sangat bagus. Bahkan bila dibandingkan dengan Jakarta. Mungkin salah satu faktornya karena intensitas kendaraan di jalanan masih sedikit. Truk dan kendaraan kelas berat lainnya pun juga jarang terlihat.
Bila melihat sedikit ke bagian kiri dan kanan jalan, selalu ada pemandangan yang berganti. Bisa saja hutan, bisa tumpukan tanah merah, bekas lahan pertanian, sungai, selat, pantai dan beberapa kali tampak papan reklame.
"Kita sudah lewatin sekitar 3 selat sejak dari bandara tadi," kata sopir yang akan mengantarkan ke tujuan, Jumat (29/1/2015).Next
(mkl/ang)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com