Bos Medco Bicara Soal Anjloknya Harga Minyak Dunia

Jakarta -Harga minyak dunia tahun diperkirakan masih akan anjlok dari sebelumnya pada 2014 di sekitar di atas US$ 100/barel, saat ini harganya di bawah US$ 50 per barel. Tahun ini harga minyak masih akan rendah.

Presiden Director and CEO PT Medco Energi Internasional Tbk (MDCO) Lukman Mahfoedz mengungkapkan, penyebab utama penurunan harga minyak dunia saat ini, karena pasokan minyak dunia berlebih, sementara kebutuhan minyak dunia justru menurun.


"Pasokan minyak dunia bertambah besar disebabkan faktor utamanya, karena peningkatan produksi shale oil dari Amerika Serikat," ujar Lukman kepada detikFinance, Senin (2/2/2015).


Lukman menjelaskan, produksi shale oil Amerika Serikat selama 3 tahun terakhir, berhasil meningkatkan produksi minyak negara Paman Sam, dan sekaligus meningkatkan pasokan minyak dunia.


Keberhasilan Amerika Serikat mengembangkan shale oil berdampak juga pada berkurangnya impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM). Asal tahu saja Amerika sebelumnya merupakan salah satu negara yang sangat banyak impor BBM.


Dan, produksi shale oil ini telah tumbuh sekitar 4 juta barel per hari (mmbopd) sejak tahun 2008.


"Saat ini, total produksi minyak Amerika sudah mencapai 9 juta barel per hari. Impor minyak Amerika dari OPEC (asosiasi negara produsen minyak), telah berkurang setengahnya. Dan, untuk pertama kalinya dalam 30 tahun harga minyak ke depan akan stabil di level ini, bahkan 2-3 tahun ke depan bila harga minyak stabil di atas US$ 80 per barel, Amerika Serikat akan bisa berubah dari yang saat ini net importer menjadi net exporter minyak," ungkap Lukman.Next


(rrd/ang)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com