100 Lulusan SMK Siap Dikirim ke Jepang untuk Belajar Bertani

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat berencana mengirim 100 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Jepang. Mereka akan diberi pelatihan bertani agar kelak menjadi petani berwawasan global.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin Jabar Agung Suryamal saat ditemui di menara Kadin, Jalan Kuningan Jakarta, Selasa (5/3/2013).


"Jadi kita rencananya mengirimkan beberapa lulusan SMK untuk ke Jepang, untuk menjadikan mereka petani yang berawasan global," kata Agung.


Agung mengatakan, hal ini ditujukan untuk memberikan pelatihan terhadap para siswa tersebut agar ilmu dan pengalaman yang didapat dapat bisa diimplementasikan di Tanah Air. Ini merupakan bentuk kerjasama antara Kadin Jabar dengan pemerintah Jepang.


"Sektor pertanian kita kan lemah, nanti disana diberi pelatihan, teknik, skill, penerapan teknologi. Jepang kan cukup bagus," katanya.


Agung mengungkapkan, untuk tahap awal, baru lulusan dari SMK di wilayah Jawa Barat saja yang diberangkatkan, jika sudah terbukti berhasil, bukan tidak mungkin program ini akan berkelanjutan dan menyerap siswa lulusan SMK se-Indonesia.


"Kita sih inginnya se-Indonesia tapi untuk saat ini masih Kadin Jabar," jelasnya.


Rencananya, selama 1 tahun para lulusan siswa SMK ini akan diberi pelatihan di Jepang. Pemberangkatan para lulusan ini akan dilakukan secara bertahap.


"Ini baru rencana dan sedang kita proses, pertengah tahun kita harapkan sudah dikirim beberapa orang," pungkasnya.


(zul/hen)