Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan dengan memperingati hari air sedunia bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan.
"Air adalah sumber kehidupan. Tidak ada kehidupan kalau tidak ada air," ungkapnya saat membuka pameran Indonesia Water Forum 2013 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa (7/5/2013)
Hari air sedunia sebenarnya jatuh pada tanggal 22 Maret. Namun Djoko tidak mempermasalahkan hal tersebut karena pesan soal air haru terjadi setiap waktu.
"Oleh karenanya saya menyambut gembira pameran dan seminar nasional ini sebagai sarana temu - stakeholders untuk menkomunikasikan secara visual dan klasikal," kata Djoko.
Hadir dalam pameran 76 stand dari asosiasi profesi, LSM, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), perusahaan penyedia jasa dan pabrikan pendukung proyek. Acara berlangsung selama 2 hari dari tanggal 7 - 9 Mei 2013
Djoko mengatakan kebutuhan air semakin hari terus semakin bertambah, sementara kuantitas air tetap sama dari waktu ke waktu.
"Sementara manusia nya bertambah terus. Jadi yang membutuhkan air bertambah tapi airnya sendiri tidak bertambah. Untuk itu perlu digunakan sumber daya air," sebut Djoko
"Menyadari itu, dimana kebutuhan air semakin krusial, maka ada hari air sedunia. Agar masyarakat ingat kalau air itu sudah krusial. Mari kita ingat supaya ketersiadaan itu dari segi kualitas dan jumlah mencukupi kebutuhan kita," tutupnya.
(dru/dru)