Kekurangan Instruktur Pilot, Kemenhub Rekrut PNS

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka rekrutmen instruktur penerbangan atau pilot pelatih dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). PNS ini diambil dari internal Kemenhub sendiri.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S. Ervan menjelaskan, proses rekrutmen ini sedang berlangsung, untuk memasok kekurangan instruktur penerbangan di sekolah penerbangan Curug dan Banyuwangi.


"Kita sulit memperoleh instruktur pilot dari sumber umum karena ada moratorium PNS dua tahun lalu. Nah untuk memenuhi kebutuhan itu, tahun ini kita ambil dari PNS Kemenhub," tutur Bambang kepada detikFinance, Selasa (7/5/2013).


Kemenhub setidaknya tahun ini membutuhkan sekitar 20 pilot instruktur, yang diambil dari sumber PNS. "Itu sudah dilakukan penerimaan, tahun ini. Itu untuk PNS bisa dari semua direktorat namun memenuhi seleksi kesehatan, pengetahuan bakat jadi pilot dan pengetahuan," tambahnya.


Bambang menjelaskan, penerimaan PNS tersebut tidak diperuntukkan sebagai pilot komersial. Menurutnya pilot komersial masih dicetak dari sumber sekolah penerbangan milik Kemenhub.


"Ini hanya untuk jadi instruktur pilot di sekolah penerbangan bukan untuk misi menjadi pilot komersial," paparnya.


Sebelumnya, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menjelaskan, selain mencari instruktur pilot, Kemenhub juga ingin mempercepat proses penerimaan pegawai atau pencetakan tenaga ahli bidang pemandu atau navigasi udara. Caranya dengan menerima dari sumber sarjana.


"Untuk mencetak seorang pemandu udara harus 3 tahun, sekarang kita ada program percepatan. Sarjana bisa masuk ke Diklat kita. Sehingga dalam setahun mereka bisa dicetak menjadi navigasi udara. Itu bisa memenuhi kontroler udara," paparnya.


(feb/dnl)