"Kita siap, masak Myanmar bilang siap kita nggak siap," tegas Hatta saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (6/05/2013).
Ia mengatakan pasar bebas ASEAN 2015, Indonesia bakal bersaing menjaring investor dengan negara ASEAN lainnya. "Esensi utama ini adalah pasar tunggal dan ASEAN akan menjadi production based. Jadi negara berlomba-lomba mengundang investor. Sehingga nantinya barang-barang itu bebas bergerak dan investasi juga bergerak," jelasnya.
Untuk itu faktor yang paling menentukan adalah sumber daya manusia negaranya. Indonesia dipastikan siap bersaing dengan sumber daya manusia yang ada saat ini.
"Orang kita itu hebat-hebat. Nge-hack aja bisa. Jadi Asean Economic Community 2015 bergerak juga skill yang terkait investasi juga sektor pabriknya. Jadi bukan seribu tukang cukur Myanmar yang datang ke sini. Yang penting skill tenaga kerja kita harus meningkat. Jangan cuma TKW (tenaga kerja wanita) ini yang harus dikejar," tandasnya.
(wij/hen)