Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, saat ini harga tanah di kawasan itu terus naik. Misalkan saja di daerah Lebak Bulus, harga tanahnya sudah mencapai sekitar Rp 9 juta per meter persegi.
"Harga bervariasi tapi rata-rata Rp 8 juta sampai Rp 9 juta persegi," kata Ali kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (6/5/2013).
Sementara untuk daerah Fatmawati harga tanahnya sudah menembus angka Rp 20 juta per meter persegi. "Kalau Fatmawati ya kisaran harganya Rp 15 juta sampai Rp 20 juta perseginya," kata dia.
Sedangkan untuk kawasan Blok M harga tanahnya sudah di angka Rp 18 juta sampai Rp 20 juta per meter perseginya. Menurutnya, harga tanah di kawasan-kawasan tertentu akan terus mengalami kenaikan sejalan dengan tingginya angka pembangunan properti atau infrastruktur seperti MRT ini.
"Saat ini tanah harganya tinggi. Dua tahun properti naik gila-gilaan mengikuti kenaikan harga properti sehingga patokan harga masih fluktuatif, apalagi ada MRT pasti naik," terangnya.
(hen/hen)