Pelemahan IHSG Mulai Terbatas

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 38 poin akibat maraknya aksi jual. Indeks terseret sentimen bursa regional yang kompak jatuh ke zona merah.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (26/8/2014), IHSG ditutup anjlok 38,404 poin (0,74%) ke level 5.146,552. Sementara Indeks LQ45 jatuh 7,588 poin (0,86%) ke level 876,235.


Wall Street berakhir positif dan mengangkat Indeks S&P 500 ke rekor baru menembus level 2.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid jadi pemicunya.


Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 29,83 poin (0,17%) ke level 17.106,70. Indeks S&P 500 bertambah 2,10 poin (0,11%) ke level 2.000,02, sebuah rekor baru. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 13,29 poin (0,29%) ke level 4.570,64.


Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi. Indeks sudah mendekati area jenuh jual sehingga koreksi yang terjadi diprediksi mulai terbatas.


Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:



  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 16,18 poin (0,10%) ke level 15.537,40.

  • Indeks Straits Times bertambah 13,27 poin (0,40%) ke level 3.336,29.




Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Semesta Indovest

Bursa AS ditutup positif pada tadi malam dengan indeks Dow Jones naik 29,83 poin atau 0,17% ke level all time high di 17.153,80, S&P 500 naik 0,11% ke level 2.000,02, dan Nasdaq naik 0,10%. Penguatan indeks didorong oleh baiknya dta ekonomi seperti durable goods order naik 22,6% dibandingkan dengan perkiraan naik 7,5%, consumer confidence naik ke lecel 92 lebih tinggi dari perkiraan di 89. Saham United Health memimpin penguatan indeks.Next (ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!