"Sudah ada surat perpanjangannya. Perpanjangan sementara," tutur Dahlan saat ditemui di kantor pusat PT Askes, Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (5/3/2012).
Dahlan menjelaskan, masa jabatan Karen diperpanjang sementara tanpa batas waktu yang belum ditentukan. Menurutnya, bisa saja Karen ditetapkan kembali untuk menduduki posisi Dirut untuk periode kedua.
Mantan bos PLN ini menjelaskan, ada beberapa pertimbangan memperpanjang masa jabatan Karen. Salah satunya karen laba BUMN migas ini tembus Rp 25,89 triliun di 2012.
"Pertamina kinerja bagus, laba terbesar sepanjang sejarah Pertamina meskipun belum sebesar Petronas," paparnya.
Selain itu, ada tugas berat yang harus dilaksanakan oleh Karen di Pertamina, yakni menaikkan lifting atau produksi minyak menjadi 800.000 barel per hari.
"Punya program harus mencapai 800 ribu barel per hari. Produksi minyak kan terus turun. Nah ini supaya jalan dan tidak terguncang-guncang di manajemen (kalau diganti)," cetusnya.
(feb/dnl)