Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, proyek tersebut akan dimulai tahun 2014. Artinya lebih cepat 6 tahun dari yang direncanakan.
"Tahapan pertama groundbreaking itu kita percepat jadi tahun 2004, ujar Hatta usai rakor di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (6/3/2013)
Hatta menuturkan, dalam waktu satu minggu ke depan, tim akan melakukan beberapa persiapan seperti perampungan studi proyek.
"Jadi dalam waktu 1 minggu ke depan, tim kita akan bekerja untuk merampungkan salah satunya adalah soal studi," ucapnya.
Ia menyatakan, rapat juga membahas terkait pembiayaan tanggul raksasa tersebut. Hatta mengatakan akan mengedepankan skema pembiayaan Public Private Partnership (PPP) atau kerjasama pemerintah-swasta. Anggaran sementara akan digelontorkan dari APBN 2013.
"Proyek ini akan mengedepankan swasta melalui skema PPP," pungkasnya.
(dnl/dnl)