Dalam Setahun, 280 Ribu Orang Tak Lagi Jadi Petani

Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk berusia kerja per Februari 2014 berjumlah 181 juta orang. Dari jumlah tersebut, 125 juta merupakan angkatan kerja.

Berdasarkan lapangan pekerjaan, seluruh sektor mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja. Kecuali sektor pertanian, yang justru turun 280 ribu orang (0,68%). Dari 41,11 juta pada Februari 2013 menjadi 40,83 juta orang pada Februari 2014.


"Dalam setahun terakhir, jumlah penduduk bekerja meningkat kecuali di pertanian turun 280 ribu orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Senin (5/5/2014).


Sementara di industri pengolahan, tercatat terjadi peningkatan tenaga kerja dari 15 juta orang menjadi 15,4 juta orang. Sektor konstruksi pu demikian, dari 7 juta orang menjadi 7,21 juta orang.


Di sektor perdagangan juga meningkat dari 25,36 juta orang menjadi 25,81 juta orang. Kemudian di sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi juga meningkat dari 5,3 juta orang menjadi 5,33 juta orang.


Sektor keuangan pun menikmati peningkatan tenaga kerja dari 3,04 juta orang menjadi 3,19 juta orang. Sektor jasa kemasyarakatan pun naik dari 17,84 juta orang menjadi 18,48 juta orang.


Suryamin mengatakan adanya pergeseran tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor lain. Terlihat ada peningkatan yang cukup signifikan, misalnya di sektor industri pengolahan dan jasa kemasyarakatan.


"Pergeseran dari pekerja pertanian ke sektor lainnya, seperti pengolahan (sekunder) sampai ke sektor jasa, menjadi sinyal kemajuan pembangunan ekonomi," kata Suryamin.


(mkl/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!