Selama hampir 28 tahun, Sumut belum memiliki ruas tol baru. Kehadiran proyek Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,8 km menambah daftar jalan tol baru yang akan dibangun.
Tol ini sendiri baru memasuki fase groundbreaking atau dimulainya pembangunan fisik untuk Seksi II.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menerangkan, perkembangan tol baru yang berjalan lamban di luar Jawa seperti Sumatera Utara.
Alasannya, proyek Tol di Sumatera secara ekonomi baik dan dibutuhkan, namun investor memandang berbeda, karena dinilai tidak layak secara keuangan. Akibatnya, investor enggan membangun ruas tol baru di wilayah Sumut dan sekitarnya. Ini yang membuat ruas tol baru tidak terbangun dalam waktu yang lama.
"Sebenarnya memang kalau jalan tol harus dibangun oleh swasta. Dia dibangun kalau menarik secara finansial. Ini (Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi) secara finansial belum menguntungkan. Tapi secara ekonomi penting, maka jalan tengahnya adalah serahkan ke swasta tapi dibantu pemerintah," kata Djoko saat groundbreaking ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II di Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (23/9/2014).
Karena tidak layak secara finansial, dampaknya, proyek tol di Sumatera sepi peminat. Melihat kondisi ini, pemerintah turun tangan dan memberikan bantuan. Next
(feb/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!