Dahlan Iskan Usul Sistem 3 in 1 di Jakarta Digabung dengan ERP

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengusulkan kepada Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk memadukan sistem 3 in 1 di beberapa jalur jalan di Jakarta dengan sistem Electronic Road Pricing (ERP). Selama ini sistem 3 in 1 justru tak efektif mengurai kemacetan, karena kendaraan yang keluar dari gerbang tol menghindari jalur 3 in 1.

Rencananya kendaraan yang keluar pintu tol di DKI, akan dikenakan biaya tambahan melalui mekanisme ERP tanpa harus menghindari jalur 3 in 1. Konsep ini, meniru penerapan ERP pada setiap kendaraan bermotor di Singapura yang akan melewati jalur 3 in 1 namun berpenumpang kurang dari 3 orang.


"Seperti Singapura itu untuk mengatasi kemecetan, saya usul ke pak Jokowi. Konsep ERP kalau disetujui," tutur Dahlan di Gerbang Tol Cengkareng, Rabu (6/3/2013).


Nantinya, setiap kendaraan akan dikenakan biaya tambahan saat melewati jalur 3 in 1 kalau dalam satu kendaraan terdapat kurang dari 3 orang. Biaya ini bisa langsung dipotong dari mesin On Board Unit (OBU) yang memiliki e-toll card.


Dahlan menjelaskan, ia berupaya menuntaskan kemacetan parah di pintu keluar tol menuju jalur 3 in 1 bisa diurai. Selain itu, dengan sistem ini, bisa menambah pendapatan bagi operator tol dan Pemprov DKI serta menghilangkan pratek joki 3 in 1 yang selama ini marak.


"Kita usul menutup pintu keluar di depan Bukopin Gatsu (Jakarta). Keluar disitu membuat kemancetan. Mereka menghindari 3 in 1, maka semua keluar di depan Bukopin," tambahnya.


(feb/hen)