Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.125 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.100 per dolar AS.
Membuka perdagangan, IHSG naik 44,523 poin (1,18%) ke level 4.174,443. IHSG sudah bisa lepas dari tekanan jual berkat sentimen positif dari bursa global dan regional.
Tren menguat langsung menghampiri IHSG. Secara perlahan tapi pasti aksi jual langsung marak terjadi membuat indeks terus menanjak di zona hijau sampai ke titik tertingginya di 4.196,663.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG melaju 49,855 poin (1,21%) ke level 4.175,811 didorong aksi beli di saham-saham yang sudah murah. Laju IHSG ini paling ngebut di antara bursa Asia yang penguatannya tidak terlalu tinggi.
Indeks berhasil menghindari teritori negatif berkat aksi beli di saham-saham unggulan dan lapis dua yang harganya sudah murah akibat aksi jual di hari-hari sebelumnya.
Menutup perdagangan, Selasa (17/12/2013), IHSG melonjak 56,390 poin (1,37%) ke level 4.182,346. Sementara Indeks LQ45 melompat 12,674 poin (1,86%) ke level 693,652.Next
(ang/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!