Anak usaha Singapore Airlines ini memprediksi kinerja tahun ini tidak akan cemerlang dan berencana mengkaji ulang kerjasamanya di maskapai Tigerair Mandala yang beroperasi di Indonesia.
Maskapai penerbangan murah alias low cost carrier (LCC) ini sedang mengalami kesulitan untuk bersaing di pasar penerbangan murah yang ramai pemain.
"Sehubungan dengan penuhnya para pemain di industri ini, Tiger masih akan terus beroperasi di tengah persaingan bisnis yang menantang," kata perusahaan asal Singapura itu dalam keterangan tertulis yang dikutip BBC, Selasa (5/5/2014).
"Diperkirakan imbal hasil dan jumlah penumpang masih akan di bawah tekanan," ujarnya.
Tiger yang bermarkas di Singapura itu sudah kehilangan sekitar seperempat pangsa pasarnya tahun ini. Padahal, jumlah permintaan untuk maskapai murah sudah melonjak di Asia sejalan dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat.
Para maskapai murah di Asia sudah berlomba-lomba menambah armada dan rute baru demi menyambut tingginya permintaan ini. Saat ini, ada sekitar 50 maskapai penerbangan murah yang beroperasi di Asia, salah satu yang terbesar adalah AirAsia dari Malaysia.
Tigerair Mandala yang beroperasi di Indonesia sudah menutup sementara beberapa rutenya sejak Februari 2014 kemarin sehingga mengurangi 40% dari kegiatan operasinya.
Berikut ini rute-rute Tigerair Mandala yang sudah ditutup dan dikurangi di awal Februari 2014.
(ang/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!