Ekonom Ini Sebut Tiongkok dan Jepang Ingin Ekonominya Seperti RI

Jakarta -Tiongkok dan Jepang saat ini sedang berusaha mentransformasi pertumbuhan ekonominya seperti yang terjadi di Indonesia. Bahkan Jepang sangat berharap terjadi inflasi 2% pada 2015, karena dalam beberapa tahun terakhir Jepang terus mengalami deflasi.

"Mereka (Tiongkok dan Jepang) sedang mentransformasi ekonominya, Jepang ingin mencapai inflasi 2% tahun depan, sedangkan Tiongkok tidak lagi ingin mengandalkan investasi sebagai pendorong ekonominya," ujar Chief Economist Bank Mandiri Destry Damayanti ditemui di Plaza Mandiri, Rabu (15/10/2014).


Destry mengatakan, Tiongkok dan Jepang ingin seperti Indonesia yang pertumbuhan ekonominya mengandalkan konsumsi domestiknya.


"Makanya Tiongkok tidak lagi jor-joran memberikan insentif investasi, mereka ingin mentransformasi secara perlahan dari yang awalnya mengandalkan investasi menjadi mengandalkan konsumsi domestik sama juga dengan Jepang, seperti di Indonesia," ungkapnya.


Ia mengungkapkan, ekonomi Indonesia sendiri yang tumbuh 6% tersebut sebanyak 3-4% disumbang dari konsumsi domestik.


"Sebanyak 54% lebih PDB kita disumbang dari domestik, besar sekali, salah satunya bonus demografi juga, kita punya anak-anak muda yang spending consumption-nya tinggi sekali, punya gaji Rp 10 juta/bulan tapi belanjanya bisa Rp 15 juta/bulan, makanya ekonominya bisa terdorong gara-gara belanjanya tinggi sekali," tutupnya.


(rrd/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!