AP II bekerjasama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
"Dalam waktu singkat belum bisa berbuat banyak, untuk sementara kita akan buat rekayasa-rekayasa lalu lintas antaralain menambah rambu-rambu lalu lintas, mungkin yang tadinya dari Cililitan ke Bandara bisa langsung, besok bisa muter dulu ke Cawang," kata General Manager Angkasa Pura II (AP II) Bandara Halim Perdana Kusuma Iwan Khrishadianto saat ditemui detikFinance di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (7/01/2013).
Iwan mengatakan saat ini AP II dan Dinas Perhubungan DKI sedang membuat rekayasa lalu lintas menuju dan dari Bandara Halim, termasuk lalu lintas di sekitar bandara.
Ia mengakui mulai 10 Januari 2014, saat pengoperasian Bandara Halim sebagai bandara komersil, kemacetan di kawasan tersebut tak bisa dihindari. Iwan juga memastikan aktivitas para prajurit TNI AU yang bertugas di Bandara Halim akan terganggu, namun pihaknya sudah berkoordinasi.
"Sementara ini dari TNI AU pasti ada, mereka terganggu, dulu mereka keluar dari bandara nyaman, besok (10 Januari) bisa macet, makanya kita akan buat kajian lalu lintas agar lebih lancar," katanya.
Seperti diketahui Bandara Halim akan membantu mengurangi kepadatan penerbangan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang.
(hen/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!