Sudah Overbought, IHSG Akhirnya Stagnan

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah masuk area jenuh beli akibat penguatan yang terjadi sejak pekan lalu. Tak mampu naik lebih tinggi lagi, IHSG konsolidasi dulu dan berakhir stagnan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.830 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.720 per dolar AS.


Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 9,211 poin (0,20%) ke level 4.564,579 meski sudah jenuh beli karena terus-terusan menguat sejak pekan lalu. Investor asing masih terus menempatkan dananya di pasar modal dalam negeri.


Aksi beli mendorong IHSG terus menanjak di zona hijau. Namun indeks juga sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 4.550,003.


Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 6,410 poin (0,14%) ke level 4.561,778. Penguatan IHSG mulai melambat setelah muncul aksi ambil untung.


Indeks masih bisa bertahan di zona hijau berkat saham-saham komoditas. Tapi penguatan ini tertahan koreksi di saham-saham perbankan. Saham-saham lapis dua juga ada yang terkena aksi jual.


Menutup perdagangan, Selasa (18/2/2014), IHSG naik tipis 0,823 poin (0,02%) ke level 4.556,191. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,259 poin (0,03%) ke level 766,460.Next


(ang/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!