BPS: Ekonomi Masih Terpusat di Jawa

Jakarta -Perekonomian Indonesia yang diukur dari produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,21% pada kuartal I-2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara nominal, PDB Indonesia tercatat sebesar Rp 2.401 triliun.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jawa masih memberi kontribusi terbesar terhadap PDB. Tercatat andilnya mencapai 58,52% atau lebih dari setengah PDB disumbangkan pulau terpadat di Indonesia ini.


Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pun tidak jauh berbeda. Jawa memberi kontribusi 57,86%.


"Memang pertumbuhan ekonomi masih terpusat di Jawa. Butuh waktu yang lama kalau mau relokasi ke daerah-daerah lain," kata Suryamin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) kala jumpa pers di kantornya, Jl Pasar Baru, Jakarta, Senin (5/5/2014).


Setelah Jawa, kontributor PDB selanjutnya adalah Sumatera dengan porsi 23,88%, Kalimantan 8,45%, Sulawesi 4,72%, Bali dan Nusa Tenggara 2,48%, serta Maluku dan Papua 1,95%.


"Jadi untuk daerah-daerah lainnya juga tidak banyak perubahan," ujar Suryamin.


Sementara dari provinsi, penyumbang terbesar masih DKI Jakarta yang mencapai 16,72%. Kemudian Jawa timur 15,06%, Jawa Barat 14,23%, dan Jawa Tengah 8,42%.


"Untuk provinsi, dari pulau Jawa juga yang terbesar konstribusinya," tutur Suryamin.


Untuk pulau Sumatera, tiga provinsi dengan sumbangan PDB besar adalah Riau 6,87%, Sumatera Utara 5,36%, dan Sumatera Selatan 3,03%. Sementara di Kalimantan adalah Kalimantan Timur 5,47%, dan Sulawesi adalah Sulawesi Selatan 2,43%.


(mkl/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!